Jumat, 22 Mei 2020

Mengenal Internet of Things


Assalamu'alaikum Wrahmatullahi Wabarakatuh minna..
Kembali di Math-Edu, kali ini kita akan membahas Internet of Things

Apa sih sebenernya Internet of Things itu?
Mengapa baru-baru ini Internet of Things ramai dibicarakan?
Bagaimana suatu benda dikatakan Internet of Things?
Bagaimana benda Internet of Things dapat bekerja?
Lalu, apa contoh sederhana benda Internet of Things?
Pertanyaan yang mungkin akan muncul ketika kita mendengar Internet of Things.

Pada tulisan ini, saya berusaha untuk memberikan penjelasan yang mudah untuk dimengerti, karena saya juga adalah seorang pemula, maka apabila terdapat suatu hal yang kurang pas mohon dimaklumi dan dimaafkan.

Pertama, Apa sih sebenernya Internet of Things itu?
Internet of Things atau biasa disingkat IoT merupakan suatu konsep teknologi yang menghubungkan benda-benda nyata ke internet, dimana benda tersebut memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan internet tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia atau dari manusia ke komputer.
Teknologi yang bagaimana? Seperti apa?
Pasti muncul pertanyaan seperti di atas ketika membaca pengertian Internet of Things
Disini, saya tidak akan membahas lebih jauh mengenai itu, pada intinya Internet of Things adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut benda-benda yang dihubungkan ke internet dan benda tersebut akan dapat melakukan sesuatu dengan sendirinya sesuai dengan perintah yang sudah diprogram. Dilihat dari namanya, Internet yang artinya (sudah pada tau lah ya? :D) internet dan Things yang berarti benda.

Kedua, Mengapa baru-baru ini Internet of Things ramai dibicarakan?
Salah satu alasannya yaitu zaman yang sudah berkembang, kita perhatikan saja sekarang ini semua kegiatan manusia tidak terlepas dari internet. Selain itu, IoT ini memerlukan jaringan internet dengan kecepatan yang cukup tinggi dan sekarang ini kita sedang memasukinya.

Ketiga, Bagaimana suatu benda dikatakan Internet of Things?
Suatu benda dikatakan Internet of Things jika benda tersebut memiliki komponen-komponen IoT diantaranya sebagai berikut:

1.      Physical Objects (barang fisik, tentu saja merupakan komponen IoT ya)

Barang fisik yang nantinya akan diintegrasikan ke dalam jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam  dan selalu aktif

2.      Sensor

Sensor berperan sebagai input: mendeteksi adanya perubahan fisik. Berikut ini adalah beberapa sensor yang sering digunakan dalam Internet of Things (IoT):
a.       Sensor Suhu dan Kelembaban: mendeteksi perubahan suhu dan kelembaban serta mengubah perubahan ini menjadi data.
b.      Sensor Tekanan: memantau sistem yang digerakkan oleh sinyal-sinyal tekanan.
c.       Sensor Jarak: mendeteksi objek di dekat sensor
d.      Sensor Akselerometer: mendeteksi laju perubahan kecepatan objek sehubungan dengan waktu serta mendeteksi perubahan gravitasi
e.       Sensor Intensitas Cahaya : mendeteksi perubahan cahaya dari sumber cahaya, pantulan cahaya ataupun bias cahaya yang mengenai benda atau ruangan.

3.      Actuator

Actuator berperan sebagai output: mengambil data dari sensor dan bereaksi berdasarkan data tersebut dan berfungsi mengontrol atau menggerakkan sistem. Misalnya, Actuator   Solenoid yakni aktuator yang memanfaatkan sensor RFID (gelombang frekuensi berupa radio) menjadi sebuah gerakan.  Solenoid biasanya digunakan untuk pengunci pintu rumah otomatis.

4.      People

User yang mengendalikan sistem melalui Mobile Apps.

5.      Service

Sistem yang mengolah data berdasarkan data yang diperoleh oleh sensor. Misalnya, pengolah cerdas dengan menggunakan cloud coumputing.

6.      Platform

Media yang digunakan untuk mengontrol atau mengendalikan sistem. Misalnya, AWS (Amazon Web Service), Google Cloud Platform, Microsoft  Azure, dll.

7.      Network

Jaringan yang terdiri dari nirkabel atau kabel dan protokol yang menyediakan konektivitas dan menghubungkan semua komponen IoT.

Keempat, Bagaimana benda Internet of Things dapat bekerja?
Benda Internet of Things bekerja tentu mengikutsertakan komponen-komponen IoT.  Setiap benda yang akan dipasang teknologi IoT terlebih dahulu diberikan IP Address untuk dapat digambarkan pada sistem komputer dan kemudian dihubungkan ke internet. Selain dipasangi IP Address, benda juga dipasang modul IoT berupa sensor dan actuator. Sensor berfungsi agar benda dapat memperoleh informasi (input), sedangkan actuator berfungsi untuk menggerakkan sistem (output) setelah proses pengolahan informasi. Apabila sesnsor telah mendapatkan informasi maka, informasi tersebut akan disalurkan ke cloud data center (di dalamnya merupakan service dan aplikasi beserta databasenya) melalui internet untuk disimpan dan diolah kemudian hardware yang berperan sebagai actuator menggerakkan sistem sesuai dengan informasi yang telah diolah tadi dan pada akhirnya benda tersebut dapat bekerja sendiri secara otomatis. Pada proses pengolahan informasi, teknologi IoT memanfaatkan suatu argumentasi pemrograman, di mana tiap-tiap perintah argumen tersebut dapat menghasilkan suatu interaksi antar mesin yang telah terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan tanpa dibatasi oleh jarak yang jauh.

Terakhir, contoh sederhana benda Internet of Things?
Salah satu contohnya adalah otomatisasi rumah. Perangkat IoT dimanfaatkan untuk memantau dan mengontrol sistem mekanis dan elektronik yang digunakan pada berbagai jenis bangunan, seperti industri atau perumahan. Selain itu juga dapat mengontrol penggunaan energi secara real-time dalam mengurangi konsumsi energi. Perangkat IoT dapat terintegrasi menjadi sistem rumah pintar. Contoh penerapannya seperti: lampu menyala secara otomatis ketika malam hari, kemudian lampu akan mati secara otomatis pada saat jadwal tidur atau kita lupa mematikan barang elektronik di rumah, dengan IoT dapat dimatikan melalui aplikasi yang tentu terhubung dengan benda tersebut dan internet. Pagi hari, taman Anda akan disiram air oleh mesin penyiram otomatis. Begitu juga dengan kulkas yang memberikan notifikasi stok makanan habis atau akan busuk.

Nah, sekian pembahasan dari Mengenal Internet of Things semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca dimanapun berada.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakuh